Tak Perlu Bimbang, Dapatkan Petunjuk Allah Untuk Sebuah Pilihan

Dalam menjalani kehidupan tentunya kita dihadapkan dengan berbagai macam pilihan, dan sering kali hal itu membuat kita bimbang dan dilema. Harus memilih yang mana ya, yang ini atau yang itu? Takut salah langkah dan menyesal kalau pilih yang ini, tapi banyak keuntungannya. Pilih yang itu bagus juga, tapi bagusan pilihan ini atau pilihan yang awal ya. Akhirnya keraguan serta ketakutan malah terus meyelimuti kita, dan malah membuat kita enggan untuk melangkah.
Hal itu tentunya sudah tidak asing  bukan? Bahkan kita sering kali mengganti pilihan yang sebelumya sudah dipilih, sehingga kita sering dipandang plin-plan oleh orang lain dan disebut “Ababil” atau ABG Labil.  Apalagi bagi di kalangan mahasiswa, kita ambil contoh mahasiswa yang sudah lulus sarjana. Pasti ada saja orang yang dilema dengan pilihan bekerja atau mengambil jenjang yang lebih tinggi dengan mengambil S2. Ingin bekerja supaya bisa menikmati uang sendiri, tapi ada kesempatan untuk mendapat beasiswa S2. Dilihat dari contoh tersebut, pasti kita bingung karena kedua pilihan itu sama bagusnya. 
Jika kita dihadapkan dengan masalah seperti itu, dan sudah berusaha untuk mencari petunjuk dengan bercerita dan meminta pendapat kepada banyak orang namun tetap tidak menemukan jalan keluar, ini saatnya kita menyerahkan kepada Allah SWT. Caranya tidak sulit, hanya dengan mendirikan shalat sunnah istikharah. Shalat istikharah adalah sholat yang dikerjakan untuk meminta petunjuk dan keberkahan Allah, bagi mereka yang berada dalam keragua-raguan. Menurut Syaikh Musthafa Al Bugha dalam Fiqh Manhaji mengatakan, bahwa shalat istikharah disunahkan bagi seseorang yang mengharapkan suatu hal yang diperbolehkan. 
Shalat istikharah terdiri dari dua rakaat, tata cara mengerjakannya hampir sama seperti shalat sunnah biasa. Sebelum melaksanakan shalat hendaknya kita bersifat senetral mungkin terhadap pilihan yang ada, kemudian mengucapkan niat 
C:\Users\Lenovo\Downloads\niat-shalat-istikharah-dan-terjemahan-lengkap.jpg
Pada raakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun, dan pada rakaat kedua usai membaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas. Setelah shalat kemudian dilanjut dengan membaca do’a shalat Istikharah.
Shalat istikharah ini bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada saat-saat yang tidak diperbolehkan untuk mendirikan shalat seperti setelah shalat subuh dan saat tenggelamnya matahari. Setelah melaksanakan shalat istikharah, tandanya kita sudah menyerahkan semuanya kepada Allah dan siap menrima jawaban yang diberikan. Jawaban dari kedua pilhan itu akan kita dapat melalui mimpi. 

Jadi kita tidak perlu bimbang lagi jika dihadapkan dengan dua pilihan yang sama baiknya, karena kita bisa meminta bantuan kepada Allah melalui shalat Istikharah. Semoga dengan kita mengamalkannya,

Komentar